Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 20 November 2019

Pengalaman Pribadi "Menerapkan Prinsip Manajemen Waktu"



Pengalaman Pribadi Mengenai Sikap “Menerapkan Prinsip Manajemen Waktu”

Dalam kesempatan kali ini, saya akan memuat sebuah tulisan dalam rangka menyelesaikan tugas softskill dengan mata kuliah Pengantar Bisnis Informatika. Tulisan yang dimuat ini membahas tentang “Menerapkan Prinsip Manajemen Waktu”. Menurut saya sendiri Prinsip Manajemen Waktu ialah sebuah aturan hidup yang bisa merencanakan, mengatur, dan mengawasi kegiatan terhadap waktu.

Dengan adanya prinsip manajemen waktu pada diri sendiri, saya dapat melakukan kegiatan secara efisien dan efektif untuk memperoleh manfaat yang maksimal. Jika kita tidak memiliki prinsip manajemen waktu maka akan membuang waktu yang banyak saat melakukan sebuah kegiatan.

Bagaimana saya memiliki prinsip manajemen waktu? Saya dapat menyimpulkannya yaitu:
-      Membuat agenda, seperti membuat jadwal pelajaran atau lainnya
-      Mengatur Prioritas, saya dapat mengatur mana kegiatan yang harus didahulukan
-      Tidak menunda tugas, dengan saya tidak menunda tugas maka kegiatan selanjutnya tidak berantakan
-      Mengabaikan hal hal yang tidak perlu, jika saya dapat mengabaikan kegiatan yang tidak perlu dikerjakan maka saya dapat fokus dengan kegiatan yang saya kerjakan agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Manajemen waktu tidak hanya pada diri sendiri melainkan bisa pada organisasi. Jika kita memiliki prinsip manajemen waktu pada diri sendiri maka sangat mudah mengatur manajemen waktu pada organisasi.
Dengan adanya prinsip manajemen waktu, saya tidak terlalu stress dengan agenda selanjutnya dan lebih santai jika sudah melakukan kegiatan yang sudah di agendakan.

Aspek Pemasaran



Aspek pemasaran merupakan faktor strategis atau kunci dari keberhasilan perusahaan, jika permintaan terhadap produk/jasa yang dibuat kurang memadai seluruh kegiatan aspek-aspek yang lain tidak akan terwujud.

Jika prospek permintaan terhadap permintaan produk lebih kecil dari peawarannya maka sistem produksi produk tersebut tidak layak dilaksanakan. Jika market space masih tersedia maka perlu diselidiki apakah pasar masih mampu menampung produk baru yang direncanakan.

Untuk mengetahui potensi permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasa, perlu dilakukan penelitian yang mendalam tentang perkembangan permintaan dan jumlah pemasoknya. Perkembangan permintaan dapat diduga melalui perubahan pendapatan, selera dan tingkah laku konsumen dalam membeli barang dan jasa tersebut. 

A. Spesifikasi Produk / Jasa
Dalam pemasaran, produk adalah segala sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Kepuasan konsumen tidak hanya mengacu pada bentuk fisik produk, melainkan satu paket kepuasan yang didapat dari pembelian produk Kepuasan tersebut merupakan akumulasi kepuasan fisik, psikis, simbolis, dan pelayanan yang diberikan oleh produsen.
Produk identik dengan barang. Dalam akuntansi, barang adalah obyek fisik yang tersedia di pasar. Sedangkan produk yang tidak berwujud disebut jasa. Dalam manajemen produk, identifikasi dari produk adalah barang dan jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Kata produk digunakan untuk tujuan mempermudah pengujian pasar dan daya serap pasar, yang akan sangat berguna bagi tenaga pemasaran, manajer, dan bagian pengendalian kualitas.


B. Segmentasi Produk / Jasa
Berikut ini merupakan aspek produk :
a.    Bertujuan pada manfaat
b.    Manfaat penggunaan
c.    Manfaat psikologis
d.    Manfaat dalam mengatasi masalah
e.    Visualisasi produk
f.     Atribut dan keistimewaan produk
g.    Kualitas produk
h.    Corak produk
i.     Kemasan dan label produk
j.     Merk
k.    Menambah nilai produk
l.     Garansi
m.  Kemudahan Instalasi
n.    Pengiriman
o.    Ketersediaan di pasar
p.    Layanan purna jual





C. Analisis Situasi Pasar (Sesuai Produk / Jasa Yang Ditawarkan)
Analisis pasar adalah langkah pertama dalam merancang strategi baru atau mengkaji strategi yang sudah ada. Analisa situasi ini dilakukan setelah strategi diimplikasikan untuk menentukan perubahan strategi yang diperlukan. Perusahan dapat terjun langsung untuk melihat keadaan pasar dengan cara mengikuti event-event tertentu sesuai dengan produk yang ditawarkannya.
Pada umumnya analisis ini akan menghasilkan perbaharuan dalam segi bentuk pemasaran, keuntungan-keuntungan yang didapat jika membeli produk tersebut baik itu mendapatkan potongan harga dalam situasi atau keadaan tertentu atau juga dapat berupa hadiah langsung.

D. Analisis Pesaing (Sesuai Produk / Jasa Yang Ditawarkan)
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang/jasa yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Analisa pesaing adalah usaha mengedinfikasi ancaman, kesempatan atau permasalahan strategis yang terjadi akibat perubahan persaingan potensial, serta kekuatan dan kelemahan pesaing. Analisa persaingan dimulai dengan pesaing umum dan selanjutnya pesaing potensional. Ada dua cara untuk mengidentifikasi pesaing umum, yaitu:
Menguji perspektif pelanggan dalam membuat pilihan diantara para pesaing.
Identifikasi dengan pendekatan yang berusaha menempatkan para pesaing kedalam kelompok-kelompok strategi dari dasar strategi persaingannya.
Dengan mengerti pesaing dan segala aktivitasnya dapat memberikan beberapa keunggulan yaitu :
-      Dengan mengerti kekuatan dan kelemahan arus strategi pesaing itu dapat menawarkan kesempatan dan ancaman dan akan dapat menentukan respon baik.
-      Pengetahuan akan strategi kompetitif yang akan datang mungkin bisa memberikan proyeksi/prediksi dari ancaman dan kesematan.
-      Sebuah keputusan tentang strategi alternatif bisa lebih mudah didapat dengan kemampuan meramal reaksi serupa dari pesaing kunci.
-      Kekuatan dan Kelemahan Pesaing
Pengetahuan dari kekuatan dan kelemahan pesaing melengkapi pengertian merupakan kunci dari kecakapan firma mengejar bermacam-macam strategi. Suatu pendekatan adalah berusaha/mencoba mengusahakan kelemahan pesaing dalam daerah dimana perusahaan mengembangkan kekuatan. Modal bermaksud untuk mengembangkan strategi yang akan membuat kekuatan melawan kelemahan pesaing. Ketetapan dari kekuatan dan kelemahan pesaing diawali dengan identifikasi dari asset dan skill yang mendukung/ada hubungan dengan industri dan kemudian mengevaluasi pesaing dalam dasar dari asset dan skill. Untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan persaingan, adalah perlu untuk mengidentifikasikan aktiva dan keahlian yang dihubungkan dengan industri.
Analisis pesaing biasanya akan berdampak terhadap peningkatan produk maupun strategi pemasaran. Analisis pesaing ini dilakukan untuk melihat perbedaan baik itu dari segi kualitas produk, harga, sistem pemasaran maupun hal-hal lainnya. Analisis ini nantinya akan berfungsi juga sebagai referensi apa yang akan perusahaan tersebut lakukan untuk memperbaiki kinerja perusahaan agar dapat bersaing secara sehat dan menguntungkan dengan perusahaan pesaingnya.

E. Strategi Promosi
Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).
Sementara Sistaningrum (2002 : 98) mengungkapkan arti promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi ”konsumen aktual” maupun ”konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, saat ini atau dimasa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan perusahaan. Dan konsumen potensial adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan dimasa yang akan datang.

Adapun tujuan dari pada perusahaan melakukan promosi menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Sistaningrum (2002 : 98) menjelaskan tujuan promosi adalah empat hal, yaitu memperkenalkan diri, membujuk, modifikasi dan membentuk tingkah laku serta mengingatkan kembali tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan.
Pada prinsipnya antara keduanya adalah sama, yaitu sama-sama menjelaskan bila produk masih baru maka perlu memperkenalkan atau menginformasikan kepada konsumen bahwa saat ini ada produk baru yang tidak kalah dengan produk yang lama. Setelah konsumen mengetahui produk yang baru, diharapkan konsumen akan terpengaruh dan terbujuk sehingga beralih ke produk tersebut. Dan pada akhirnya, perusahaan hanya sekedar mengingatkan bahwa produk tersebut tetap bagus untuk dikonsumsi. Hal ini dilakukan karena banyaknya serangan yang datang dari para pesaing.

Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan. Ada empat jenis kegiatan promosi, antara lain : (Kotler, 2001:98-100)
(Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai, pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah).
Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian.
Pemasaran Langsung (Direct marketing), yaitu suatu bentuk penjualan perorangan secara langsung ditujukan untuk mempengaruhi pembelian konsumen.
Promosi penjualan yang dilakukan oleh penjual dapat dikelompokkan berdasar tujuan yang ingin dicapai. Pengelompokan tersebut adalah sebagai berikut :
Customer promotion, yaitu promosi yang bertujuan untuk mendorong atau merangsang pelanggan untuk membeli.
Trade promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk merangsang atau mendorong pedagang grosir, pengecer, eksportir dan importir untuk memperdagangkan barang / jasa dari sponsor.
Sales-force promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memotivasi armada penjualan.
Business promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memperoleh pelanggan baru, mempertahankan kontrak hubungan dengan pelanggan, memperkenalkan produk baru, menjual lebih banyak kepada pelanggan lama dan mendidik pelanggan.
Namun yang jelas apapun jenis kebutuhan yang akan diprogramkan untuk dipengaruhi, tetap pada perencanaan bagaimana agar perusahaan tetap eksis dan berkembang. Apalagi jika perusahaan tersebut mempunyai lini produk lebih dari satu macam.

Ada 3 gagasan utama dalam perencanaan bisnis yang dikemukakan oleh Kotler-AB. Susanto (2000 : 80) :
Bahwa bisnis perusahaan seharusnya seperti ” Portofolio Investment ”, yaitu perlu diputuskan bisnis mana yang dapat dikembangkan, dipertahankan, dikurangi atau bahkan mungkin dihentikan. Karena tiap bisnis memiliki keuntungan masing-masing dan sumber daya perusahaan harus dikelola sesuai dengan potensi yang menguntungkan.
Berorientasi pada potensi keuntungan di masa depan dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi serta kesesuaian perusahaan. Tidak cukup dengan mengandalkan penjualan dan keuntungan yang telah dicapai pada tahun sebelumnya sebagai panduan.
Strategi. Perusahaan harus memiliki dan menetapkan rencana kerja untuk mencapai sasaran jangka panjang dengan melihat posisi industri (lihat Identifikasi Pesaing), sasaran, peluang keahlian serta sumber daya perusahaan.
Di samping tiga gagasan utama di atas, perlu pula dilakukan analisa atau pendekatan-pendekatan untuk menanggapi adanya perubahan-perubahan pada kondisi pasar yang bisa berdampak pada faktor biaya, Tjiptono (2000 : 7- 8).

Sehingga dengan melakukan analisa dapat dilakukan antisipasi agar tidak keluar biaya yang tidak terkontrol yang dapat mempengaruhi kebijakan perusahaan.

F. Media Promosi Berbasis TI
Untuk memperluas jaringan distribusi, kenyamanan pelanggan dan jangkauan pasar yang lebih luas, biasanya beberapa perusahaan membuka sebuah situs untuk memperpendek jarak antara konsumen dengan produsennya. Hal ini juga dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan kartu kredit sebagai alat pembayarannya.

Komentar:
Menurut pandangan saya, Aspek Pemasaran adalah salah satu aspek penting dalam perusahaan untuk meraih keberhasilan terhadap permintaan produk barang / jasa. Dan beberapa hal yang mencakup dalam Aspek Pemasaran, terdiri atas spesifikasi produk barang / jasa, segmentasi produk barang / jasa, analisis situasi pasar, analisis pesaing, strategi promosi, dan media promosi berbasis IT.

Dengan memperhatikan hal tersebut, memungkinkan produsen barang ataupun jasa dapat memaksimalkan potensi mereka, meningkatkan pendapatan perusahaan yang bersangkutan, dan mampu bersaing di dalam dunia produksi dan jasa.

Definisi Bisnis



Pengertian bisnis secara umum dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini. Sumber:(https://toplintas.com/pengertian-bisnis-secara-umum/)

Teknologi informasi dan komunikasi mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi, mencakup segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan, teknologi komunikasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Maka, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah suatu kesatuan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer/pemindahan informasi antar media
Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan payung besar triminologi yang mencakup semua keperluan teknis untuk memperoses dan menyampaikan sebuah informasi, TIK memiliki dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, pemakian sebagai alat bantu, pengelolaan informasi, serta manipulasi informasi. Teknologi komunikasi merupakan semua hal yang berkaitan dengan pemakaian alat bantu untuk memperoses serta mentransfer dara dari perangkat satu ke perangkat lainnya.
Oleh sebab itu, teknologi informasi dan komunikasi merupakan dua buah konsep yang terpisahkan, maka Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi memiliki perngertian luas, yaitu segala jenis kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan, manipulasi, serta pemindahan informasi antar media.
Istilah TIK ada setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (perangkat keras ataupun lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan teknologi tersebut berkembang sangat pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Sampai awal abad ke-21, TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

Pengertian TIK menurut para ahli
·         Menurut Eric Deeson : Teknologi informasi & Komunikasi  adalah kebutuhan manusia didalam mengambil & memindahkan , mengolah & memproses informasi dalam konteks sosial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan.
·         Menurut Menurut Susanto : Teknologi  Informasi & Komunikasi  adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data atau informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.

Ada 3 (tiga) cara dalam menyampaikan informasi, yaitu :
1.    Natural atau Manusia,penyampaian informasi secara Natural atau manusia, ialah penyampaian informasi masih menggunakan tangan manusia. Seperti misalnya: Pada zaman dahulu biasanya berupa goresan atau gambar-gambar pada batu atau dinding-dinding goad an Cina, Mesir dan Romawi, memakai alat seperti abacus atau suan pan dan jari tangan serta memakai media seperti lempung dan juga kertas.
2.    Mekanis,penyampaian informasi secara mekanis yaitu penyampaian informasi yang dilakukan memakai peralatan yang berbentuk mekanik serta digerakkan oleh tangan manusia. Seperti misalnya :
3.    Elektronis,penyampaian informasi secara elektronis adalah penyampaian informasi yang dilakukan menggunakan peralatan yang bekerja secara elektronik. Misalnya seperti: Komputer generasi I, II, III, IV, dan sebagainya.

Istilah TIK sendiri muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi Komputer (baik perangkat keras maupun lunak) dengan menggunakan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut terus berkembang pesat melampaui bidang teknologi yang lainnya. Hingga pada awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai macam perubahan dan belum sama sekali terlihat titik jenuhnya.
Bisnis Informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi.
Bisnis informatika berkembang dengan pesat akhir – akhir ini seiring dengan berkembang pesatnya pula teknologi informasi. Karena Bisnis Informatika muncul karena adanya peluang yang terdapat di dalam suatu teknologi informasi. Jawaban salah satunya Internet. Tidak dapat di pungkiri sekarang internet sudah mengalami pergeseran kebutuhan di dalam masyarakat. Yang dahulu Internet merupakan suatu kebutuhan pelengkap atau masih merupakan kebutuhan yang “mewah” bagi sebagian masyarakat, sekarang menjadi suatu kebutuhan sekunder ataupun kebutuhan primer. Karena sekarang kita dapat semakin mudah dan murah untuk mendapatkan akses internet.Hal ini tidak lepas dari semakin berkembangnya teknologi informasi.
Menurut saya semua kegiatan yang melakukan trAnsaksi jual – beli yang ada kaitannya dengan teknologi informasi masuk kedalam bisnis informatika. Contoh, sekarang sudah banyak masyarakat yang melakukan transaksi jual – beli secara online. Jadi kita tidak perlu repot-repot untuk jalan ke mall, ataupun toko – toko untuk mencari barang yang kita inginkan. Cukup dengan modal laptop/pc dan internet, kita bisa mencari semua barang yang diinginkan.
Banyak sekali web – web penyedia jual – barang secara online. Contoh E-Bay dan di dalam negri ada KASKUS. Saya pernah melihat acara tv yang sedang membahas bisnis online. Dijelaskan bahwa di KASKUS setiap harinya minimal terjadi 5 ribu(kalau tidak salah) transaksi jual – beli. Dimana kisaran transaksi terendah di rata- rata sebesar 30 ribu. Nah sekarang tinggal dikalikan saja 30 ribu x 5 ribu. Mencengangkan bukan. Betapa banyaknya perputaran uang yang ada di dalam bisnis informatika ini. Itu baru di dalam media internet, belum lagi kita lihat perkembangan warnet di indonesia. Kalau pemerintah mau serius, kita bisa mendapatkan hasil yang sangat banyak di dalam Bisnis Informatika ini.

Traveloka
Traveloka merupakan badan yang menyediakan layanan reservasi tiket pesawat dan hotel secara online dengan fokus perjalanan domestik di Indonesia. Traveloka mempunyai basis operational di Jakarta.
Traveloka berdiri pada tahun 2012 oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma dan Albert Zhang. Traveloka berguna sebagai mesin pencari untuk membandingkan harga tiket pesawat dari bermacam tempat lainnya. Pada pertengahan tahun 2013 traveloka akhirnya diganti menjadi tempat reservasi tiket pesawat dimana pemakai bisa melayani reservasi di tempat resminya. Ferry Unardi mengungkapkan bahwa traveloka akan segera masuk ke bisnis pemesanan kamar hotel pada bulan maret 2014. Lalu pada bulan juli 2014, jasa pemesanan hotel tersebut Greader sudah tersedia di situs Traveloka.




Teknik penjualan perangkat TIK pada Traveloka adalah :
1.   Best Price Finder
Pada teknik ini pengguna ternyata juga hobi mencari harga terendah atau harga promo untuk akomodasi mereka. Strategi bisnis Traveloka untuk mengatasi hal ini adalah dengan menawarkan fitur baru berupa Best Price Finder.
Dengan fitur ini pengguna bisa membandingkan harga hotel setiap harinya. Saat fitur ini diaktifkan, kalender Traveloka akan menampilkan harga hotel setiap harinya dan memberi tanda hijau pada tarif termurah. Estimasi harga terendah yang muncul dalam fitur merupakan harga yang diperoleh dari hasil pencarian dalam 48 jam terakhir.
2.   TravelokaPay
Fitur ini diperuntukkan bagi para member setia Traveloka. Dalam fitur travelokaPay ada dua pilihan, yaitu Kredit Tanpa Kartu dan Kartu Saya. Kredti Tanpa Kartu memiliki fungsi hampir mirip dengan kartu kredit dengan limit maksimal 10 juta. Kartu Saya memungkinkan pengguna untuk menambahkan kartu kreditnya di fitur travelokaPay sehingga tak perlu berulang kali memasukkan detail kartu kredit saat akan melakukan transaksi.
Fitur travelokaPay dapat digunakan untuk pembelian tiket pesawat dan kereta api, pemesanan hotel, pulsa dan internet, aktivitas dan rekreasi, serta pembelian bundling tiket pesawat dan hotel. Sangat memudahkan bagi traveler millenial yang tak mau repot.

3.   Travelers Picker
Selalu mengisi data pemesan dan penumpang setiap kali akan melakukan transaksi bisa membuat pengguna bosan dan kesal. Karena mengerti akan keadaan ini, Traveloka memudahkan dengan fiturnya yaitu Travelers Picker.
Login saat bertransaksi artinya pengguna mengizinkan Traveloka menyimpan data dan informasi yang nantinya dibutuhkan untuk transaksi selanjutnya. Jadi para traveler millenial tak perlu mengisinya dari awal lagi.
Menurut saya kelebihan dan kekurangan dari Traveloka ialah:
a.    Cepat dalam memberikan informasi
b.    Mudah dalam pembayaran
c.    Pencarian tiket dan hotel dalam negeri lebih unggul
d.    Mempunyai keamanan yang ketat
Sedangkan kekurangannya adalah
a.    Halaman awal sangat rumit untuk pencarian
b.    Fokus kepada booking domestik
c.    Pencarian hotel masih sangat kecil informasi

Perkembangan Bisnis Informatika di Indonesia dan dunia
Saat ini dunia informatika mengalami banyak perkembangan terutama dalam bidang bisnis. Pada lingkungan bisnis, kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras, perangkat lunak, atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya.
Sekarang TI banyak membantu kebutuhan seseorang dan sudah banyak orang yang terbiasa dengan komputer, bahkan dengan internet. Dunia bisnis tentunya banyak mengalami persaingan, sehingga membutuhkan semua informasi yang aktual, cepat dan dapat dipercaya. Semua itu menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, bahkan dalam menghadapi persaingan.
Salah satu media yang digunakan dalam mengembangkan bisnis di dunia Informatika adalah internet. Internet adalah jaringan komputer tanpa mengenal batas jarak dan waktu yang didalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga dinamis dan interaktif. Maka dari itu banyak orang bahkan perusahaan memanfaatkan internet sebagai ladang bisnis, mulai dari menjual jasa, penjualan dan pembelian produk bahkan pemasaran suatu produk perusahaan.
Dunia bisnis dibidang informatika akan berkembang pesat dan mengalami kemajuan dengan adanya media informasi dan perangkat teknologi yang makin canggih
Dari dunia Maya atau internet inilah lahir sebuah social media. internet dan social media bisa menjadi alat bagi perusahaan untuk mengenal pasar dan konsumennya. sekarang iklan standar yang ada di televisi , majalah, atau radio tidak lagi menjadi referensi utama bagi orang – orang yang ingin membeli sebuah produk. social media seperti ( facebook, twitter , dll ) justru menjadi alat promosi yang lebih efektif untuk melakukan promosi.
kita ambil contoh blog dan website jejaring social. kedua layanan ini bisa mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap sebuah produk. sebelum membeli laptop misalnya, kita bisa googling dulu untuk mencari link – link yang berisi review – review terhadapa produk laptop yang akan kita beli tersebut.
sosial media efektif sebagai ajak untuk beriklan. selain mampu menjangkau banyak audiens, iklan social media jauh lebih diingat dan menimbulkan rasa penasaran banyak orang.

Rabu, 23 Oktober 2019

Artikel Pribadi Tentang Penulisan Ilmiah



Judul                     : Aplikasi Informasi Rekomendasi Barbershop Wilayah Depok 
Pembimbing         : Remi Senjaya, ST., MMSI

Alhamdulillah, saya sudah menyelesaikan penulisan ilmiah atau lulus sidang pada tanggal 26 Agustus 2019. Cepatnya saya dalam menyelesaikan penulisan ilmiah ialah saat mengerjakan saya memiliki target untuk selesai pada tanggal 10 Agustus, berhubung dosen pembimbing saya ada kesibukan lain maka tertunda beberapa hari. Dan saya mendapatkan nilai A pada penulisan ilmiah ini.
Alasan kedua yaitu saya malas untuk mengerjakan di lain hari jika belum menyelesaikan secepatnya dan tidak mau menambah SKS di semester berikutnya karena memerlukan uang dan waktu lagi.
Judul Penulisan ilmiah yang saya kerjakan merupakan ide salah satu dari sekian ide yang banyak saya pikirkan seperti; aplikasi lokasi warteg, bengkel, dll. Alasan saya memilih aplikasi informasi rekomendasi barbershop karena mudahnya mencari data dan tidak terlalu banyak lokasi barbershopnya.
Berikut ringkasan dari penulisan ilmiah yang telah saya kerjakan :
1.    Latar Belakang
Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan yang sangat pesat. Banyaknya fasilitas kemudahan yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi secara langsung berdampak pada kegiatan manusia. Salah satunya dalam bidang penyedia informasi. Dampak dari teknologi penyedia informasi yang terjadi saat ini memacu manusia untuk tetap mengikuti perkembangan zaman kedepannya. Teknologi penyedia informasi tidak hanya ditampilkan lewat media cetak seperti koran, majalah, dll. Namun dapat ditampilkan lewat media elektronik seperti radio, televisi, dan halaman situs internet. Internet adalah salah satu media informasi yang mudah diakses dimana saja dan kapan saja, melalui perangkat gadget yang hampir dimiliki setiap orang, informasi dapat didapatkan lebih lengkap.

Penampilan rambut adalah salah satu hak yang harus dimiliki manusia, oleh karena itu manusia wajib mengetahui berbagai informasi tentang tempat untuk merapihkan atau memperbaiki penampilan rambut. Lokasi barbershop adalah hal penting yang perlu diketahui manusia. Dengan mengetahui lokasi barbershop, seseorang dapat merapihkan atau memperbaiki rambutnya.

2.    Tujuan
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan penulisan saya adalah memudahkan masyarakat khususnya pria untuk mencari lokasi rekomendasi Barbershop terdekat di wilayah Depok dan informasi gaya rambut sesuai bentuk kepala.

3.    Metode Penelitian
a.    Requirement, pengumpulan informasi Barbershop.
b.    Analisis, penelitian lebih mendalam terhadap informasi yang menjadi penelitian, yaitu fasilitas Barbershop.
c.    Design, perancangan tampilan aplikasi.
d.    Implementasi, menerapkan lokasi Barbershop.
e.    Testing, hasil pembuatan aplikasi diuji ke beberapa device untuk melihat apakan aplikasi berjalan sesuai harapan atau tidak.

4.    Software yang digunakan
Pada pembuatan aplikasi saya menggunakan Android Studio.

5.    Kelebihan Aplikasi
a.    Tampilan menu yang mudah digunakan oleh pengguna
b.    Memiliki informasi seputar gaya rambut, cara merawat rambut dan alat yang diperlukan.
c.    Dapat memesan alat yang diperlukan terhubung dengan web e-commerce.
d.    Akuratnya posisi Barbershop.
e.    Terdapat informasi Barbershop berupa fasilitas, jam buka dan harga.

6.    Persiapan Promosi
Dikarenakan aplikasi ini nantinya dapat dikembangkan oleh banyak orang, maka saya menentukan profit karena telah mempromosikan Barbershop. Setelah menentukan target promosi, saya juga harus menentukan waktu promosi yang tepat. Pada aplikasi ini tidak ada ketentuan khusus untuk mempromosikan atau dapat dilakukan kapan saja jika aplikasi ini siap untuk di publikasikan. Terakhir saya menentukan media promosinya, dengan cara membuat poster tentang aplikasi ini di Barbershop agar nantinya masyarakat tau bahwa ada aplikasi yang berisi informasi rekomendasi Barbershop lainnya yang ada di wilayah Depok.