Kebudayaan Lingkungan RumahKu
Perkenalkan nama Saya Raga Putra Nugraha, Saya tinggal di Jakarta lebih tepatnya di Jakarta Selatan. Banyak sekali perubahan yang kualami selama tinggal disini mulai dari kebersihan, kebersamaan dan lain lainnya.
Dulu seringkali diadakan tiap minggu yaitu Kerja Bakti, setiap warga membawa alat kebersihan seperti sapu, gunting rumput, golok, karung, dan masih banyak yang lainnya. Warga didaerahku saling membersihkan saluran air, pinggiran jalan, menebang pohon yang membahayakan jalan, membersihkan rumput rumput liar dan masih banyak lagi. Setiap minggu pasti ramai suara warga termasuk anak anak. Banyak anak anak membantu untuk mengumpulkan rumput liar kedalam karung, Ibu ibu mempersiapkan minuman bahkan minuman untuk para warganya yang membersihkan lingkugan sekitar.
Waktu demi waktu jaman semakin modern, sedikit demi sedikit rasa kebersamaan antar warga berkurang sudah tidak ada lagi acara Kerja Bakti didaerah rumahku. Hanya saja warga membersihkan lingkugan rumahnya sendiri tidak lagi bersama sama untuk membersihkan bersama.
Dulu yang kuingat semasa hari kemerdekaan Indonesia atau kita biasa menyebutkannya tujuh belasan, banyak sekali lomba lomba yang diadakan namun kini hanya kenangan karena lingkungan didaerahku makin banyak rumah rumah dan berkurangnya lapangan didaerahku sekalipunnya ada tidak senyaman dulu. Dulu kuingat lapangan untuk acara tersebut seperti lapangan sepak bola sangat luas namun sekarang hanyalah lapangan bulu tangkis yang sempit. Acaranya pun sekarang tidak menarik yang kita tau acara tujuh belasan itu untuk anak anak namu sekarang hanyalah untuk kepentingan orang dewasa yaitu lebih dominan acara dangdut. Saya tidak mempersalahkan acara dangdut tersebut tapi tidak etis karena banyak warga memberikan bantuan dana dan tenaga untuk memeriahkan acara tersebut untuk hadiah, perlengkapan lomba dan lainnya namun sekarang bantuan dana tersebut hanyalah untuk membayar penyanyi dangdut. Sangat miris membayangkannya karena itu tindakan boros. Lebih baik kita sumbangkan uang dan tenaga kita untuk memeriahkan acara tersebut agar anak anak pun senang mengikuti lombanya.
Dulu banyak bangunan atau tempat dagangan diatas saluran air kini sudah tidak ada yang dulunya sampah banyak disaluran air kini sedikit hanya saja warna airnya masih coklat namun lebih baik karena dulu kita bisa mencium bau sampah disaluran air.
Jangan lupa terus kunjungin web ini dan ceritakan lingkungan rumah kalian di Kolom komentar
Follow IG saya : ragputran
Follow Twitter saya : ragputran
0 komentar:
Posting Komentar